Monday, September 29, 2014

diskusi mingguan KSiP 22 September 2014

Hasil diskusi KSiP(kelompok Studi Ilmu Pendidikan) pada sabtu sore, 22 September 2014
Tema: Kepenulisan
Sub tema: “memulai langkah dengan menulis opini dan resensi buku”
Bagaimana sikap kita, jika suatu hari tiba-tiba pemerintah mengeluarkan kebijakan baru yang berkaitan dengan pelaksanaan pendidikan, sedang kita -sebagai pendidik- merasa kurang setuju atas kebijakan tersebut. Apa yang harus kita lakukan? Haruskah kita berkoar-koar melontarkan pendapat dengan pengeras suara? Atau hanya diam saja memendam ketidaksetujuan? Jawabannya tidak! Lontarkan opini kalian melalui menulis. Dengan berkoar-koar suara kita mungkin hanya didengar paling banyak 100 hingga 200 an orang, tapi jika lewat tulisan, tak menutup kemungkinan tulisan kita akan dibaca oleh ribuan orang di sana.
Dunia kepenulisan seharusnya bukan suatu hal yang asing, apalagi di kalangan mahasiswa. Banyak sekali macam bentuk tulisan yang seringkali kita lihat di berbagai tempat. Di antaranya resensi, opini, karya tulis ilmiah, review, essay, dsb. Namun dalam kesempatan sore ini, diskusi KsiP lebih mengerucutkan pada kepnulisan opini dan resensi.
1. Opini
Opini secara singkat berarti pendapat, ide, gagasan, pemikiran. Adapun strukturnya ialah:
a. Fakta; berisi peristiwa yang terjadi sekarang ini
b. Isi; berupa argumen-argumen. Bisa dikutip dari pemikiran para ahli/tokoh, berisi pro atau kontra dari suatu peristiwa, serta disertakan solusinya.
*Penulis awal kerap kali kesulitan untuk membuahkan buah pemikiran, dan jika sudah berbuah ide, itupun tidak dapat fokus dengan ide tersebut. Ini disebabkan karena tidak terbiasa menulis. Keterampilan menulis tidak lahir serta merta. Harus selalu mencoba dan terus mencoba.
Solusinya: baca opini minimal 5 buah opini per hari, sering up date berita, dan pahami/dalami satu bidang (jika ingin dimuat di media massa). Jika ide tidak fokus, buatlah sub judul sebagai pembatas agar tidak melenceng jauh, serta rajinlah menulis agar kata-kata yang dituliskan bisa efektif.
2. Resensi
Resensi khususnya resensi buku secara umum biasanya berisi tentang isi singkat (sinopsis) buku, keunggulan dan kelemahan buku serta manfaat buku.
Masing-masing media, biasanya mempunyai kriteria dalam menerbitkan suatu resensi. Misal koran KR resensinya lebih pada mengulas/mereview buku aslinya. Berbeda lagi dengan kompas, ini lebih mengarah pada konsep resensi yang hampir ideal.
Modal untuk terampil menulis dapat diperoleh dari seringnya membaca (entah membaca koran, buku, dsb), berdiskusi, serta selalu istiqomah dalam menulis seharinya. KSiP, sebagai salah satu wadah yang berhaluan pada pendidikan, senantiasa dapat membekali kita dengan hal-hal di atas. Yakni sarat akan diskusi rutinnya, memfasilitasi aneka buku bacaan, serta mengajak berfikir kritis tentang berbagai kebijakan pendidikan.

0 comments:

Post a Comment